Merupakan keluarga ketiga Pandawa, dan putera bungsu Kunti dengan Pandu. Namanya (dalam bahasa Sansekerta) memiliki arti "yang bersinar", "yang bercahaya". Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Indra, Sang Dewa perang. Arjuna memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatria terbaik oleh Durna.
Nama Lain:
Janaka (dalam pewayangan Jawa), Brihanala (ketika menyamar sebagai banci guru tari di kerajaan Matsya)
10 nama Arjuna: Arjuna, Phālguna, Jishnu, Kirti, Shwetawāhana, Wibhatsu, Wijaya, Pārtha, Sawyashachi, dan Dhananjaya.
Senjata yang digunakan:
Panah Sangkali, Candranila, Pasupati, Kyai Sarutama, dll...
Istri:
1. Dewi Subadra
2. Dewi Larasati
3. Dewi Palupi
4. Dewi Jimambang
5. Dewi Ratri
6. Dewi Dresanala
7. Dewi Wilutama
8. Dewi Manuhara
9. Dewi Supraba
10. Dewi Antakawulan
11. Dewi Juwitaningrat
12. Dewi Maheswara
13. Dewi Retno Kasimpar
14. Dewi Dyah Sarimaya
15. Dewi Srikandi
(Fiuuu.... banyaknya.... yang ngetik sampe iri)
Anak:
Heh?!! harus disebutkan satu-satu juga?!!
Abimanyu, Wijanarko, Bambang Irawan, Dll.....
Kebaikan sifat:
Orang paling ganteng sedunia wayang. selain wajah tampannya, kebaikan sifat, dan kemampuan berperangnya membuatnya dianggap sebagai yang terbaik dari saudara-saudaranya.
kekurangan:
suka wanita.
Wednesday, January 7, 2009
Bima
Merupakan keluarga Pandawa urutan jedua. Putra dari Prabu Pandhu dengan Dewi Kunthi.
Titisan dari Dewa Bayu, yang merupakan dewa angin.
Nama Lain:
Wrekudara (dalam pewayangan Jawa), Jagal Abilawa (Ketika menyamar sebagai jagal sapi di kerajaan Matsya)
Senjata yang digunakan:
Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala.
Istri:
Nagagini
Arimbi
Urangayu
Anak:
Arya Anantareja (dari Nagagini)
Gatotkaca (dari Arimbi)
Arya Anantasena (dari Urangayu)
Kebaikan sifat:
Setia, pemberani, kuat, jujur, patuh, dan memandang semua orang derajatnya sama. karena ini dia selalu bicara menggunakan basa ngoko kepada siapapun. sekali-kalinya menggunakan basa inggil, hanya ketika dia bertemu dengan Dewa Ruci.
Kekurangan:
Mudah marah.
Titisan dari Dewa Bayu, yang merupakan dewa angin.
Nama Lain:
Wrekudara (dalam pewayangan Jawa), Jagal Abilawa (Ketika menyamar sebagai jagal sapi di kerajaan Matsya)
Senjata yang digunakan:
Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala.
Istri:
Nagagini
Arimbi
Urangayu
Anak:
Arya Anantareja (dari Nagagini)
Gatotkaca (dari Arimbi)
Arya Anantasena (dari Urangayu)
Kebaikan sifat:
Setia, pemberani, kuat, jujur, patuh, dan memandang semua orang derajatnya sama. karena ini dia selalu bicara menggunakan basa ngoko kepada siapapun. sekali-kalinya menggunakan basa inggil, hanya ketika dia bertemu dengan Dewa Ruci.
Kekurangan:
Mudah marah.
Yudhistira
Lahir sebagai yang tertua dari Pandawa Lima, putra dari Prabu Pandhu dengan Dewi Kunthi. Titisan dari Dewa Dharma yang merupakan dewa kebijaksanaan.
Nama Lain:
Puntadewa (dalam versi Jawa), Kanka (ketika menyamar sebagai kusir di kerajaan Matsya)
Senjata yang digunakan:
Ahli memainkan tombak, namun senjata pusakanya berupa kitab yang bernama Kyai Kalimasada. Kitab itu berisikan kebenaran dunia.
Istri:
Drupadi
Kebaikan sifat:
Sifatnya yang sangat jujur. bahkan karena kejujurannya, ketika Yudhistira menaiki kereta perang, kereta tersebut langsung melayang, dan berjalan tanpa menginjak tanah.
Kekurangan:
Sangat suka bermain Dadhu (judi) dan sangat mudah percaya pada orang lain.
Nama Lain:
Puntadewa (dalam versi Jawa), Kanka (ketika menyamar sebagai kusir di kerajaan Matsya)
Senjata yang digunakan:
Ahli memainkan tombak, namun senjata pusakanya berupa kitab yang bernama Kyai Kalimasada. Kitab itu berisikan kebenaran dunia.
Istri:
Drupadi
Kebaikan sifat:
Sifatnya yang sangat jujur. bahkan karena kejujurannya, ketika Yudhistira menaiki kereta perang, kereta tersebut langsung melayang, dan berjalan tanpa menginjak tanah.
Kekurangan:
Sangat suka bermain Dadhu (judi) dan sangat mudah percaya pada orang lain.
Subscribe to:
Posts (Atom)
